Sabtu, 22 Oktober 2011

Orang Muda Kehilangan Empati

Sara H. Konrath, seorang peneliti dari Universitas Michigan menerbitkan hasil penelitiannya yang sangat mengejutkan pada bulan Agustus 2010. Intinya, ia menemukan bahwa kaum muda mengalami penurunan dalam hal empati, kemampuan untuk memahami, dan merasakan orang lain. Yang dilakukan Sara adalah menggunakan kuesioner yang menyatakan pertanyaan-pertanyaannya seperti, "Saya bisa merasa kasihan dengan orang-orang yang tidak beruntung dibanding saya" dan "Saya berusaha mempertimbangkan perasaan orang lain, sebelum mengambil tindakan."
Ternyata, hasilnya sangat mencengangkan. dari sekitar 14.000 remaja yang dianalisis sejak tes ini dilakukan sejak tahun 1979, ternyata 75% anak muda mengaku mereka lebih tidak empati, lebih tidak peduli, dan lebih tidak ingin tahu tentang orang lain. 
Tentu saja, hasil penelitian yang demikian membuat orang bertanya-tanya, apa penyebabnya? Menurut Jean M. Twenge, seorang psikolog dari San Diego State University, justru level narsisnya kaum muda makin melonjak. Padahal, pengalaman dengan bayi menunjukkan bahwa sejak bayi, kita adalah makhluk yang punya kecenderungan untuk berempati. Bayi yang ditempatkan di tengah bayi yang menangis akan cenderung ikut menangis. Ini tanda-tanda empati sejak awal. Namun, dengan perkembangannya, kenapa kita kehilangan empati?

Salahkan televisi, salahkan komputer, atau pun salahkan video game yang membuat kita makin terisolasi. Kenyataan juga menunjukkan remaja sekarang makin nggak tertarik ikut kegiatan ini dan itu, bahkan lebih parahnya lagi, dilarang juga oleh orang tuanya dengan berbagai alasan. Kalau pun akhirnya remaja kita masih tidak empati, sebenarnya bukan salah mereka juga.



Ayo sobat muda, jangan senang isolasikan diri, keluarlah, dan lebih banyaklah berakivitas dan belajar untuk berbela rasa dengan orang lain.



Sumber:   101,5 Inspirasi Kecerdasan Emosional Anak Muda 


Sabtu, 01 Oktober 2011

Slogan-slogan Para Pemenang

Pada suatu hari (kaya dongeng ye) gua yang ditemenin adik gua pergi ke toko buku. Awalnya sih mau beli penggaris flowchart (flowchart=?? >> cari tau sendirilah) buat ngerjaiin tugas kuliah, tapi sayangnya itu penggaris udah SOLD OUT. Kalo yang dicari ga ada harusnya pulang dong. Tapi berhubung gua baru sampe banget banget banget, gua bilang deh ke adik gua "dek, pulangnya ntar aja ya, baru sampe masa langsung pulang". Terus adek gua jawab "iya kak, ntar aja pulangnya ga sopan kalo baru smape langsung pulang". binggung ga noh, dikira lagi namu di rumah orang kali ya ckckck. Yaudah, gua nyari buku tentang motivasi, adek gua nyari novel-novel remaja. Setelah ratusan detik mencari novel, ternyata ga ada cocok sama adek gua. Adek gua pun ikut-ikut nyari buku motivasi.

Kira-kira udah 1/2 jam tidak terasa berlalu begitu saja, gua ngerasa dari sekian banyak buku ga ada juga buku yang cocok buat gua. Hingga adek gua pun menawarkan buku kecil berwarna kuning yang  diterbitkan oleh PT Bhuana Ilmu Populer (BIP) dan yang merupakan karangan dari Justin Herald yang berjudul "Anda bagus, Saya lebih bagus!" 



Gua baca kan tuh dari halaman 1 sampe halaman 9. Kayanya gua cocok sama buku ini, alhasil gua ke kasir buat bayar dan membawa pulang buku ini. Sampe di rumah gua lanjutin baca dan keesokan harinya juga. 

Waktu sampe di halaman 58, bagi gua ini yang paling menarik bagi gua, karena ini yang pernah gua alami.
Pada halaman 58 sang penulis menceritakan pengalamannya ketika bertemu dengan seorang pria yang berkata kepadanya, "Saya tidak akan pernah bisa sesukses Anda." Lalu Justin Herald, penulis "Anda bagus, Saya lebih bagus!" mengatakan benar, si pria tidak akan pernah bisa sesukses beliau. Bukan karena beliau lebih baik ataupun lebih pintar daripada si pria, tetapi karena si pria telah membatasi pikirannya. Pikiran akan mengendalikan segala tindakan, yang pada gilirannya akan mengendalikan hasil akhirnya. Pada halaman ini juga beliau memberi nasihat yang singkat namun sanagt bermanfaat, Jangan terjebak dalam pikiran mengapa Anda tidak mampu berprestasi. Jadilah seperti jagoan karate yang mematahkan balok dengan tangan mereka. Pandanglah masalah Anda dan teroboslah.
Dan pada halaman berikutnya, halaman 59 tertulis slogan,

Kalau Anda pikir 
tidak bisa... Anda 
tidak akan bisa.

Jadi, inti dari post yang sangat amat panjang ini adalah Jangan bilang tidak bisa kalau anda belum mencoba.
Sekian dari saya,mohon maaf apabila ada salah-salah kata. Saya ucapkan terima kasih dan semoga bermanfaat bagi yang membaca.

                                                                                                                                         
 


My Favorite Song

Gift Of A Friend - Demi Lovato

Sometimes you think you'll be fine by yourself
Cause a dream is a wish that you make all alone
It's easy to feel like you don't need help
But it's harder to walk on your own
You'll change inside
When you realize

The world comes to life
And everything's bright
From beginning to end
When you have a friend
By your side
That helps you to find
The beauty you are
When you open your heart
And believe in
The gift of a friend
The gift of a friend

Someone who knows when you're lost and you're scared
There through the highs and the lows
Someone to count on, someone who cares
Beside you wherever you go
You'll change inside
When you realize

The world comes to life
And everything's bright
From beginning to end
When you have a friend
By your side
That helps you to find
The beauty you are
When you open your heart
And believe in
The gift of a friend

And when your hope crashes down
Shattering to the ground
You, you feel all alone
When you don't know which way to go
And there's no signs leading you home
You're not alone

The world comes to life
And everything's bright
From beginning to end
When you have a friend
By your side
That helps you to find
The beauty you are
When you open your heart
And believe in
When you believe in
When you believe in
The gift of a friend