Minggu, 20 November 2011

Sinopsis Novel


   

  Pesan dari Bintang
oleh
Sitta Karina

Inez Callasandra Hanafiah, gadis cantik dengan kulit hitam manisnya. Gadis yang akrab disapa Inez ini berasal dari keluarga Hanafiah yang terpandang di Jakarta. Inez yang selama SMA menetap di New York, kini memutuskan untuk kembali ke Jakarta untuk meneruskan studinya di Universitas Richmond Jakarta. Semenjak Inez  tinggal di New York, Inez bertemu dengan orang Indonesia juga yang bernama Nikratama Zakrie yang akrab disapa Niki adalah sahabat baik Inez. Mereka sudah bersahabat selama 5 tahun. Tetapi kakak Inez, Austin tidak menyetujui hubungan persahabatan adiknya dengan Niki, karena menurut Austin Niki sama sekali tidak cocok untuk bergaul dengan keluarga besar Hanafiah. Niki berasal dari keluarga yang biasa-biasa saja. Lama kelamaan timbul perasaan yang berbeda di dalam persahabatan mereka.

Timbul kejanggalan dalam hati Niki ketika Inez menceritakan tentang kencannya semalam bersama pacar barunya, Dante. Niki tanpa sadar duduk dengan tatapan kosong tanpa mendengarkan Inez, ia merasa bahwa ada suara lain yang mengganggu dirinya. Ketika di kampus, pacar Lena, Magi, berniat ingin mencium Inez namun Inez dengan segera menghantamkan tangannya ke wajah Magi. Lena ternyata melihat kejadian tersebut, hal itu membuatnya marah besar dan lena putus dengan Magi. Serta membuat Inez dibenci oleh teman-temannya –Mayang, Dilla, Lena dan Alika-. Namun Niki selalu berada disamping sahabatnya, ia rela meninggalkan kuliahnya hari ini hanya untuk menenangkan Inez mereka berbicara sambil meminum espresso dan the Chamomile kesukaan Inez. Niki menilai Dante sebagai cowok gaykarena ia suka memperhatikan cewek dengan detail.

Malam harinya, Putra mendatangi Klinik Mental Loka. Ia menanyakan jadwal yang tepat untuk bertemu dengan dr. Mutia karena Putra merasa bahwa jiwanya terganggu. Niki berjanji untuk menemani Inez ke Taman Chitrakala untuk bertemu dengan Wiranata Schultz, seorang peluikis impresionis. Disana Niki bertemu dengan Alika. Akhirnya Niki dan Inez berpisah. Niki pergi bersama Alika dan membiarkan Inez pergi bersama teman- temannya. Di tempat yang sama, Putra merasa damai disana karena suasananya yang simple dan merasa aman. Tak disangka ia bertemu dengan dr. Mutia, lalu dr. mutia mengnalkannya pada sepupunya yaitu Dante dan pacarnya, Lorainne. Ketika berbicara berdua denagn dr. mutia, ia mengatakan bahwa iaa tidak kuasa bertindak kasar terhadap orangf yang telah mengintimidasinya dan selalu mengalami mimpi buruk. Dr. mutia menyatakan bahwa ia menderita PTSD.

Setelah niki mengantar Inez pulang kerumah, ia pulang ke rumah dan Rifas sudah menunggu Niki di ruang tamu. Namun rifas sudah berubah semenjak ia pulang dari Perth. Ia selalu bertindak kasar kepada Niki. Tiba- tiba Rifas melempar rak CD yang penuh ukiran dan menyambar tangan kirinya, Niki menahannya dan tidak mencoba melawan.

Mereka bertengkar, Rifas melayangkan botol minuman dan mengenai  tepat di lekukan leher dan bahu lalu darahnya menetes. Mereka bertengkar kembali masalah Wash ‘n’ Dry tempat laundry milik keluarganya, lalu Rifas memukul Niki tepat di ulu hatinya dan Niki pingsan. Keesokan harinya di LUSH agency, hari pertama Inez berada di antara model model cantik. Teman- temannya mengejeknya dan menyamakan dirinya dengan Paris Hilton karena ia hanya bias menghabiskan uang keluarga besarnya saja. Namun, ia juga ingin berusaha mencari nafkah dari hasil kerjanya sendiri tanpa bantuan Hanafiah. Niki meyakinkan Inez bahwa ia tidak mirip dengan Paris Hilton melainkan anak Carolina Herrera. Walaupun ada kesamaan antara Inez dengan Paris Hilton yaitu shopaholic. Tanpa sengaja Inez memukul lengan kiri Niki, namun tiba-tiba mengeluarkan darah. Inez menjadi panic, dan Niki mengakibatkan Inez bahwa ia tidak apa-apa.

Chris, adik lelaki Inez pernah mengalami stress. Hal ini berawal sejak kematian Aki, kekasihnya. Ia merasa depresi berkepanjangan, ia menangis dua bulan di pelukan Inez karena Chris merasa tidak mampu melindungi Aki dan ia melihat aki meninggal tepat di depan matanya. iNe bertemu Rifas di Pand’or. Namun, Inez segera mengejar laki-laki yang dilihat Chris yaitu Dante bersama wanita lain. Setelah Inez mengetahui siapa wanita lain itu, Inez putus dengan Dante.

Ketika Inez ingin mengembalikan sweater milik Dante ke rumah Dr. Mutia, di situlah Inez bertemu Putra yang sedang berkonsultasi dengan Dr. Mutia. Dan ternyata, Putra itu tidak lain adalah Niki. Mengetahui hal itu, Inez pun kaget dan mersa telah dibohongi oleh sahabatnya sendiri dan ia meminta Niki untuk menjelaskan mengapa ia sangat tertutup atas masalah yang telah dialami oleh sahabatnya sendiri. Beberapa saat kemudian, Dante dating dan berterima kasih kepada Inez yang telah mengembalikan sweater miliknya. Melihat keberadaan Niki saat itu, dante pun mengejek Niki di depan Innez bahwa Inez memiliki sahabat yang sakit jiwa karena selalu berkonsultasi ke psikiater, Dr. Mutia, yang tak lain merupakan sepupu Dante. Atas ejekan Dante, Inez meninggalkan tempat itu tanpa sepatah katapun. Dan sikap Inez yang seperti itu,Niki pun marah karena merasa sahabatnya telah disakiti oleh lelaki yang menduakacinta sahabatnya. Tanpa basa-basi, Niki melayangkan hantaman ke wajah Dante, dan mengatakan bahwa Dante telah menyia-nyiakan wanita yang telah menyayangi dan mencintainya. Setelah itu, Niki meninggalkan tempat itu. Dante pun berteriak akan balas dendam kepada Niki atas perbuatannya itu, namun Niki tetap acuh terhadap ancaman Dante.

Beberapa hari setelah kejadian itu, Dr. Mutia menelpon Niki untuk menanyakan keadaan Niki setelah kejadian kemarin. Niki pun menceritakan keadaannya dan meminta maaf atas perbuatannya kepada Dante. Belum sempat Niki menceritakan keadaannya sampai selesai, tiba-tiba terdengar panggilan masuk di handphone Niki, yang ternyata dari Austin. Dengan segera niki menyudahi pembicaraannya dengan Dr. Mutia, dan menerima panggilan dari Austin. Niki mersa heran, tidak biasanya Austin menelpon Niki tengah malam, apalagi ketika Austin menyuruh dating ke rumahnya secepatnya. Saat Niki tiba di rumah Austin, dia merasa kaget karena melihat ruang tamu di rumah itu dipenuhi oleh keluarga Hanafiah yang biasanya tidak digunakan kecuali pada acara tertentu. Niki semakin heran apa yang sebenarnya terjadi pada keluarga Hanafiah.

Di sudut ruanganitu, Niki melihat seorang laki-laki yang ia tidak pernah lihat sebelumnya di keluarga Hanafiah. Austin memperkenalkan lelaki itu kepada Niki sebagai tunangan Inez yang bernama Arman yang juga teman dari Austin. Austin menceritakan maksud ia mengundang Niki yaitu untuk memberitahu bahwa Inez suda dua hari meninggalkan rumah. Austin berpikir Niki mengetahui keberadaan Inez, namun ternyata Niki tidak mengetahui keberadaan Inez. Niki memberi saran kepada Austin untuk memeriksa kamar Inez untuk mencari petunjuk kemana Inez pergi. Chris mencoba mencari tahu apa password e-mail Inez. Ternyata bisa terbuka, satu-satu e-mail dibaca ternyata Inez pergi ke Hvar di Kroasia. Austin mengutus Niki untuk pergi menjemput Inez dan menyelesaikan apa yang sudah dimulai dengan Inez.

Sesampainya Niki di Kroasia, akhirnya ia bertemu dengan Inez di pantai Hvar. Dan Niki memberitahu Inez bahwa ia telah putus dengan Alika dan disana juga Niki mengungkapkan perasaannya kepada Inez, dan Inez juga menyayangi Niki, akhirnya mereka resmi menjadi official couple. Namun, Steven, adik Cherry tidak menyukai hubungan mereka karena Steven menyukai Inez. Steven menantang Niki untuk memakan sup tarantula, dan siapa yang dapat menhabiskan sup itu, maka dialah yang berhak menjadi pasangan Inez. Dan Niki yang menjadi pemenangnya. Setelah 3 hari berada di Hvar, mereka mendapat telepon yang mengabarkan bahwa ibu mereka sakit dan mereka harus segera pulang ke Jakarta.

Hari ke-5 setelah mereka resmi menjadi official couple, mereka pergi ke pasar Blok M untuk membeli jajanan pasar titipan ibunya Niki. Namun, terjadi peristiwa ketika Inez hampir diperkosa oleh preman pasar saat ia sedang melihat-lihat toko kain tapi Niki dapat menyelamatkan Inez dari para preman itu. Peristiwa itu membuat Niki marah sehingga hubungan mereka berakhir.

Saat Inez berada di pasar Cipadu untuk membeli perlengkapan fshion show, tiba-tiba ada yang menarik Inez ke dalam ruko kosong. Mereka yang menariknya adalah Magi dan Andre. Lalu, ia mendengar suara yang taka sing, ternyata itu Dante. Mereka bermaksud ingin memperkosa Inez karena mersa sakit hati terhadap keluarga Hanafiah. Inez pun berusaha untuk melarikan diri tapi Inez terjatuh dan Dante dapat menarik tangan Inez. Ketka Inez ingin diperkosa, tiba-tiba Niki, Austin, Chris, Dilla  dan Magi datang untuk menolong Inez. Akhirnya Inez selamat berkat bantuan mereka.

Acara fashion show yang digelar oleh Inez di Ballroom Hotel Mulia untuk kelulusannya pun mulai diselenggarakan, para anggota keluarga Hanafiah ikut terlibat dalam acara tersebut. Di tengah berlangsungnya acara, Austin melihat Niki membawa setangkai bunga mawar putih di sudut ruangan itu. Namun, tiba-tiba ada seseorang yang membawa pisau menyeret Niki keluar kea rah tempat parkir. Inez, Austin, Diaz dan Chris datang untuk menolong Niki. Namun Niki dibawa pergi oleh Rifas dengan mobil berkecepatan tinggi di jalan tol menuju bandara, tiba-tiba terjadi kecelakaan. Rifas dan Niki segera dilarikan ke rumah sakit.

Niki koma selama beberapa hari dan Inez selalu menemaninya. Begitu pula Rui yang setia menemani Rifas. Saat Niki terbangun dari koma,ia melihat nenek Inez, Helena Hanafiah. Neneknya menyatakan bahwa ia menerima Niki sebagai anggota keluarga Hanafiah. Niki mengatakan kepada nenek, bahwa Inez adalah bintang bagi Niki, dan Niki menjadi malamnya. Setelah Inez datang, ia langsung melamar Inez untuk menjadi istrinya dan Inez menerimanya. Enam bulan setelah mereka menikah, Niki dan Inez tinggal di rumah Niki di kawasan Bintaro Lakeside. Setiap Niki berangkat kerja Inez selalu megirimkan pesan penyambut pagi bagi cintanya dan pesan itulah yang selalu ditunggu Niki setiap pagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar